aparecium!

hi ! my name is Utari Nur Alifah. GIRL | Indonesian | Medical Student from SMAN 5 BDG V'12 | Music | Art | Chelsea F.C. |
Welcome and ENJOY Here :)

Recent Tweets @utarin
Posts I Like
Who I Follow

Gue suka banget diskusi, kayaknya udah sejak…. SMP atau SMA, tapi baru menemukan kalau gue suka banget diskusi itu malah pas gue udah kuliah. Paling kerasa sih pas SMA, seneng banget ngomongin hal-hal sekitar, dan yang lagi hits waktu SMA adalah semua hal yang berbau konspirasi, ya kita share gak cuma gossip ikut-ikutan doang tapi juga dari berbagai sudut pandang, bahkan ada yang sampe dari buku juga sumbernya hahaha. Terus makin lama makin sini kita ngomongin hal-hal yang terjadi di sekitar.

Dulu ekskul gue yang Niji gakpunya sekre (sekarang bahkan hima gue juga belom punya sekre gara-gara masih baru), nah tapi kita seneng ngumpul di salahsatu taman di sekolah, plasa, atau nano (kantin sekolah gue), di bazaar 3 (kantin sekolah tetangga), pitimoss, dan tempat-tempat lain. Sama temen-temen SMP juga, semenjak pisah SMA kayaknya kita lebih sering main bareng dan ngobrolin banyak hal daripada nonton. Lebih kerasa lagi itu pas kelas 3, dipertemukan oleh orang-orang macem Fadly, Vio, Shafira, Nila, Icung, Elsa, atau kadang Dika dan yang lain juga ikutan dalam satu kelas, secara gak langsung kita punya ‘lingkaran kecil’ untuk diskusi di kelas. Hal-hal yang kita omongin itu macem-macem dan random. Kalo yang paling demen sih aku, Vio, Fadly. Karena itu kelas 3, kita juga nyerempet-nyerempet ke galau jurusan hahahaha. Di kelas 3 ini diskusinya, oke, obrolan aja deh biar nyantai, lebih serius gitu: masalah negara. Entah sih kenapa, tapi gue ngerasa seneng banget tiap ngobrol, ada rasa penasaran seperti kenapa, bagaimana, dan akan seperti apa. Seneng juga rasanya kalo ngobrol itu bisa tau bagaimana pemikiran dia, bisa menyampaikan pikiran gue juga, seneng bisa mendengar, dan didengar.

Fyi, dulu pas SMA pernah ke grafolog dan salahsatu hasilnya gue orangnya kalo ngomong itu bakalan detail dan runtut sesuai kronologis, jadi kalo ngomongin ide gue bakal omongin dari latar belakang sampe ke idenya, dan dengan alasan itu gue disarankan buat milih pekerjaan yang communicator-based. Dan inilah, guys, kenapa kalo gue ngomong suka panjang banget, tapi sekarang gue lagi berusaha supaya kalo ngomong pendek-pendek aja walaupun kadang diprotes “gantung ngomongnya gak lengkap” BEUHHH #NP Raisa-Serba Salah.

Masuk fase kuliah ya secara singkatnya gue punya temen-temen baru dan ikut berbagai organisasi yang membuat gue sadar dan makin senang dengan adanya diskusi, gak semua tempat suka diskusi, dan gue akan senang dengan tempat yang menghargai adanya diskusi. Mungkin di post berikutnya gue bakalan cerita lagi deh ya.

Jadi ceritanya minggu kemarin saya ke Semarang, acara LKMM ISMKI Wilayah 3. Ini dia fasil-fasilnya, mereka asik dan super bangettt sampe bikin termotivasi supaya bisa jadi super juga huehehehe. Senang bisa bertemu dan berteman dengan kalian, terimakasih dan sampai bertemu lagi! :)

Selamat hari Pramuka ke 53! Maju terus Pramuka Indonesia untuk membangun tunas-tunas terbaik bangsa.


Ini salahsatu foto kegiatan pramuka di SMP Negeri 5 Bandung dulu. Diambil pas kita lagi survey buat tempat kemping. Gaul yak.

Yang jelas satu hal, Tar: Kamu gak bakal bisa bikin seneng semua orang disitu.

Fadly Akbar Nasher.

Disela-sela gue bercerita curhat panjang lebar ke sobat-sobat SMA. Literally panjang lebar berkelanjutan pas lagi ngopi, pas lagi di jalan, bahkan pas lagi masak bareng pun masih curhat :’) curahan hati seorang Uta selama semester 4 judulnya. Untung pada mau dengerin da mereka teh :))

"Bulan Malam Ini"


Bukankah kita akan selalu melihat bulan yang sama entah pada tempat yang bersebelahan ataupun dari tempat yang bersebrangan?

Berbeda denganmu, kebanyakan orang hanya ingin melihat jika bulan sedang dalam indahnya.

Sorot matamu yang menatap kagum tidak pernah pudar meski bulan rupanya itu-itu saja.

Kamu tidak kecewa jika bulan sinarnya redup. Karena justru itulah ujian-siapa-yang-akan-bertahan-melihat-bulan.

Pun juga, pada akhirnya kamu menjadi tidak sedih mencari kemana perginya apabila bulan tidak tampak. Bermodalkan keyakinan dari riset kecilmu esok bulan akan muncul lagi dengan tetap mempesona bagaimanapun rupanya.

Kemudian senyummu akan lebih sumringah, apabila bulan bersinar lebih dari biasanya.

Bagaimana aku bisa tahu?

Aku mengagumimu, sama seperti bagaimana kamu mengagumi bulan, dari jauh.

Semoga hari ini adalah hadiah untukmu yang selalu setia memandangi bulan dan menerima seperti apapun bentuknya. Atau anggap sajalah begitu.

Bandung, 10 Agustus 2014.

overmycloud:

uuphii:

"…aku penasaran, siapakah diantara kita yang senyumnya paling bahagia?"

Ya, aku penasaran.

Kamu lelah?? Apalagi selalu dianggap salah?? Mungkin itulah mengapa Allah ciptakan ibadah, agar hidupmu tetap terarah walau lelah dan salah
Nengsifat (via nengsifat)

(via iinms)

Halo, ayo semangat! Salahsatu foto yang kalau dilihat jadi moodboster, gatau kenapa :) #nofilter #throwback #pals

Hidup di dalam keberagaman bukan pilihan. Itu keniscayaan. Itu hukum Tuhan. Seniscaya dan sehukum dengan matahari terbit di timur dan terbenam di barat.
Mochtar Pabottingi dalam “Demi Taman Bunga Indonesia” (Kompas, Jumat, 20 Juni 2014)

Teori adalah sekaligus seleksi, simplifikasi, konstruksi, dan preskripsi dari apa yang ditangak pengamat.

Teori adalah seleksi karena kenyataan di luar selalu lebih rumit dan lebih luas daripada yang dapat dijangkau indera manusia, betapa pun tajam pemikirannya.

Teori adalah juga simplifikasi karena dalam usaha untuk memahami gejala atau kenyataan, manusia senantiasa membuat dunia luar lebih sederhana, agar ia dapat memahaminya sesuai dengan latar belakang serta pengalaman hidupnya.

Teori adalah konstruksi karena manusia cenderung “membangun” suatu kenyataan.

Akhirnya, teori adalah preskripsi karena manusia cenderung menghendaki agar apa yang ia nilai sebagai baik menjadi pedoman bagi masyarakat dan lingkungannya.

Juwono Sudarsono, 1996 (via adrinurmuhammad)
Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras
Buya Hamka

Selamat siang, Muda-mudi Luarbiasa! Budaya daerah adalah salahsatu yang harus kita lestarikan. Kalian pasti pernah mendengar kasus lagu Rasa Sayange yang sempat diklaim Malaysia sebagai lagu mereka? Kalian juga pasti tau, masih banyak lagi warisan budaya kita yang akan, atau malah sudah, diklaim oleh negara orang? Lalu apa yang bisa kita perbuat? 

Kita bisa berbuat sedikit demi sedikit untuk turut melestarikan lagu daerah kita. Mulai dari hal yang kecil; dengan menyanyikannya, dengan memainkan lagu2 daerah kita, atau dengan menyampaikan dukuganmu terhadap aksi2 pelestarian budaya daerah.

Salahsatunya, kami @ORAGASTRA dari Pendidikan Dokter FK UNS Angkatan 2012 membuat video lipsync tentang lagu2 dari daerah Maluku. Ayo sampaikan dukunganmu kepada kami dengan memberikan LIKE di YOUTUBE dan SHARE ke teman2mu  http://t.co/JDfS8xKWvc Mari bersama kita lestarikan budaya Indonesia!

Pelipur lara tingkat kampret.
Semoga kita tetap balance sampai hari akhir.

#throwback (at Goela Klapa)

Saya melihat banyak manusia mengeluh tentang waktu. Padahal tidak ada kesalahan pada waktu selain kita sendiri. Kita mencela waktu. Padahal yang salah adalah diri kita sendiri. Seandainya saja waktu bisa bicara. Tentu ia akan marah kepada kita.

Manaqib Imam Syafi’i (via laninalathifa)

Sa-kit ba-ca-nya :’(

(via averousi276)

(via averousi276)